Perkuat Literasi Teknologi, MTs Amanah Gelar PTS Berbasis Handphone

By Admin 14 Mar 2019, 07:14:40 WIB Pendidikan
Perkuat Literasi Teknologi, MTs Amanah Gelar PTS Berbasis Handphone

Keterangan Gambar : Siswa sedang mengerjakan soal Penilaian Tengah Semester, Rabu 13/3/2019


Era Gadget kehadirannya tidak bisa ditolak. Perkembangan teknologi yang begitu cepat membutuhkan kesigapan dalam menjemputnya jika tidak ingin ketinggalan kereta.

Pada abad 21 ini kepemilikan gadjet atau handphone bukan lagi kebutuhan menengah tetapi hampir menjadi kebutuhan dasar setiap orang.

Tak terkecuali pada dunia pendidikan hampir semua siswa saat ini sudah mempunyai handphone (HP). Tentu dalam penggunaanya di lingkungan sekolah butuh pengawasan dan pengarahan agar tidak digunakan salah manfaat, tetapi bukan berarti melarang siswa menggunakan HP. Karena saat yang sama penggunaan HP bisa menghadirkan manfaat yang lebih banyak.

Hal tersebut dipandang perlu pada setiap satuan pendidikan harus lebih banyak berinovasi khususnya dalam dunia literasi teknologi selain literasi pustaka dan visual.

Dalam rangka memperkuat budaya literasi teknologi tersebut MTs Amanah Ruteng menerjemahkannya dalam berbagai bidang baik inovasi media pembelajaran maupun sistem evaluasi pembelajaran khususnya evaluasi kognitif.


Dalam praktiknya MTs Amanah "sudah menerapkan sistem evaluasi kognitif menggunakan Compter Based Test (CBT) disemua jenjang ujian, baik UKD, PTS, PAS, USBN hingga UNBK.  Penggunaan ujian berbasis HP ini dengan harapan siswa dapat terbiasa melaksanakan ujian menggunakan CBT yang walaupun polanya sedikit berbeda dengan UNBK nantinya yaitu menggunakan PC/laptop, tetapi untuk Penilaian Tengah Semester (PTS) ini menggunakan HP, ungkap Kepala Sekolah MTs Amanah Marience Ago, S.Ag di sela-sela monitor PTS, Rabu 13/3/2019.

Sementara proktor MTs Amanah Mansur Amriatul kepada redaksi madrasahruteng.com menyampaikan "jika pelaksanaan PTS berbasis CBT di sekolahnya sudah memasuki tahun kedua. Dan hasilnya sangat memuaskan, ekonomis, efisien dan berintegritas. Penggunaan CBT  ini juga sangat membantu pekerjaan-pekerjaan guru yang selama ini mejadi rutinitas, seperti mengoreksi jawaban dan menganalisis jawaban siswa. Tetapi dengan penerapan ujian CBT ini semuanya dalam satu rangkain ujian, jadi guru tinggal terima hasilnya". (msr)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment